You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Batajawa
Logo Desa Batajawa
Desa Batajawa

Kec. Jerebuu, Kab. Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur

Kunjungi Bumdes Batajawa, Bupati Andreas Minta Pengelola Terus Berinovasi

Administrator 10 Maret 2021 Dibaca 238 Kali
Kunjungi Bumdes Batajawa, Bupati Andreas Minta Pengelola Terus Berinovasi

BAJAWA-Bupati Ngada, Paru Andreas usai membuka Musrenbang RKPD Tahun 2022 Tingkat Kecamatan Jerebuu, Rabu (10/3/2021) melakukan kunjungan kerja di salah satu Bumdes di wilayah Kecamatan Jerebuu yang cukup berhasil mengelola kegiatan usahanya yakni Bumdes Desa Sama Mora Batajawa.

Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK, Ny. Cecilia Sarjiyem, Kepala Bagian Admas Setda Ngada, Marthinus P. Langa, SE dan staf, Bupati Andreas diterima Penjabat Kepala Desa Batajawa, Martin Sawu dan Sekdes, Robi Watu.

Kepada Bupati Andreas, Penjabat Kepala Desa Martin Sawu menjelaskan Bumdes Sama Mora Batajawa melaksanakan kegiatan usaha diantaranya usaha jual beli komoditi pertanian, sewa alat masak dan tenda, perkreditan dan pelayan air minum Desa.

"Hingga saat ini,  Bumdes Batajawa memiliki modal usaha mencapai angka 800 juta rupiah," jelasnya.

Bupati Ngada, Paru Andreas dalam kunjungannnya meminta pengelola BUMDES Sama Mora Desa Batajawa untuk tetap mencari peluang-peluang usaha di wilayah Jerebuu yang saat ini masih cukup langka.

Selain itu, dirinya mengajak dan menghimbau agar dalam pengelolaan Bumdes tidak boleh melaksanakan kegiatan usaha yang dapat mematikan modal usaha, biarlah secara bertahap berjalan sesuai dengan kemampuan modal usaha yang ada katanya.

Dikatakan Bupati Andreas, kedepan Pemerintah Daerah tentu akan memikirkan regulasi terkait dengan pengembangan Bumdes termasuk memikirkan subsidi dana untuk bumdes.

Selain itu, dalam kaitannya dengan pengembangan Bumdes, perlu dibentuk BUMD yang bertugas untuk menampung hasil usaha di Bumdes sekaligus mencari pasar untuk menjual hasil usaha dari Bumdes.

Dirinya juga mengajak pengelola Bumdes untuk terus berinovasi dan belajar dalam memacu diri untuk mulai berbisnis. Setiap peluang usaha tegasnya, harus benar-benar dimanfaatkan demi kepentingan bersama.

"Saya ajak kita untuk tidak boleh takut berbisnis melaui Bumdes. Bisnis ini kita lakukan untuk kepentingan banyak orang dan demi kesejahteraan bersama," ungkapnya.

Diakhir arahan singkatnya, Bupati Andreas menginginkan agar Bumdes Desa Batajawa dapat menjadi model bagi desa lainnya yang ingin mengelola Bumdes.

 

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 487.131.395,88 Rp 1.084.177.692,00
44.93%
Belanja
Rp 566.964.311,91 Rp 971.530.792,27
58.36%
Pembiayaan
Rp 29.683.100,27 Rp -112.646.899,73
-26.35%

APBD 2025 Pendapatan

Swadaya, Partisipasi Dan Gotong Royong
Rp 9.660.000,00 Rp 54.360.000,00
17.77%
Dana Desa
Rp 391.530.320,00 Rp 711.650.000,00
55.02%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 5.148.679,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 85.600.000,00 Rp 313.019.013,00
27.35%
Bunga Bank
Rp 341.075,88 Rp 0,00
100%

APBD 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 206.023.937,00 Rp 415.261.062,27
49.61%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 327.340.374,91 Rp 497.069.730,00
65.85%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 0,00 Rp 1.600.000,00
0%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 33.600.000,00 Rp 57.600.000,00
58.33%